Posted on

Ekspor Mutiara Lombok Mencapai $ 302.417 (naik 97,15 %)

Nilai ekspor Mutiara NTB tembus USD 302.417, naik 97,15 persen

Kepala Dinas Perdagangan NTB, Hj Putu Selly Andayani mengatakan, meningkatnya skor transaksi ekspor salah satu komoditi favorit daerah hal yang demikian karena volume permintaan dari pembeli luar negeri relatif tinggi.

Mutiara NTB Indonesia

“Volume pengiriman mutiara menempuh 0,162 kilogram atau naik sebesar 41,98 persen dibandingkan tahun 2016 sebanyak 0,114 kilogram. Kenaikan volume ekspor hampir menempuh 50 persen,\\\” katanya seperti ditulis Antara, Pekan (11/3).

Dia menyebutkan, mutiara hal yang demikian diekspor ke tujuh negara, di mana yang terbesar merupakan Hong Kong dengan skor transaksi lebih dari USD 171.888. Disusul India senilai USD 69.344, Jepang USD 19.500, Malaysia USD 18.250, China USD 11.658, Selandia Baru USD 6.500, dan Thailand senilai USD 5.275.

\\\”Hong Kong, China dan Malaysia merupakan pasar ekspor mutiara NTB yang cukup potensial karena tiap tahun ada saja permintaan. Berbeda dengan negara lainnya, kadang-kadang dalam satu tahun kosong,\\\” ujarnya.

Skor ekspor mutiara sebesar USD 302.417 USD memberikan kontribusi kepada skor ekspor komoditi nontambang NTB sebesar USD 1.144.624 pada 2017, atau meningkat sebesar 11,77 persen dibandingkan tahun sebelumnya senilai USD 1.024.068.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB H Lalu Hamdi, menyebutkan ada 15 perusahaan yang ketika ini masih aktif menjalankan budi energi mutiara laut di sejumlah kabupaten di Pulau Lombok dan Sumbawa.

Dari segala perusahaan hal yang demikian menghasilkan sebanyak 350 kilogram mutiara laut pada 2017. Hasil produksi hal yang demikian sebagian besar untuk memenuhi pasar dalam negeri, dan sebagian lagi diekspor ke sebagian negara.

Menurut ia, prospek bisnis mutiara laut masih cukup menjanjikan. itu diterangkan dengan adanya perusahaan baru yang ingin berinvestasi budi energi mutiara di perairan laut NTB. Ada juga perusahaan yang sudah ada ingin memperluas skala budi energi.

“Kami konsisten memberikan tanggapan positif kepada para pemodal yang ingin memanfaatkan sumber energi laut NTB untuk berinvestasi. penting prasyarat-syaratnya sepatutnya dipenuhi,” katanya. [idr]

Posted on

Bagaimanakah Cara Melestarikan Kehidupan Kerang Mutiara Lombok ?

Perairan di sekitar Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat selama ini diketahui sebagai wilayah utama habitat orisinil kerang mutiara Indonesia ragam Pinctada maxima. Kerang hal yang demikian diketahui dengan keindahannya dan menjadi kerang favorit untuk pasar internasional. Oleh itu, di pasar internasional diketahui sebagai The Queen of Pearl atau ratunya mutiara.

Sebagai kerang yang diminati pasar internasional, kerang Pinctada maxima senantiasa menjadi incaran para pembudidaya ikan di Indonesia, khususnya di NTB dan sekitarnya. Untuk memproduksi kerang hal yang demikian, para pembudidaya lazimnya mengambil lantas dari alam alias dari perairan Lombok.

Berdasarkan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Slamet Soebjakto, tradisi mengambil dari alam membikin ketersediaan kerang hal yang demikian mulai memperoleh ancaman. Fakta itu, kian kuat sesudah banyak perusahaan pembenih mutiara yang mulai mengalami kesusahan menerima sumber induk di dalam.

“Ini tentu saja sungguh-sungguh mengkhawatirkan bagi keberlanjutan bisnis mutiara di Indonesia,” ujar ia di Jakarta belum lama ini.

Supaya keberlangsungan bisnis mutiara terus terjaga, Slamet menyatakan, perlu ada upaya pengisian kembali (restocking) induk mutiara di alam. Sistem hal yang demikian, mendesak dikerjakan supaya keseimbangan stok mutiara di alam dapat konsisten terjaga dengan bagus.

“Apalagi dikala ini mulai terjadi penurunan ketersediaan induk kerang mutiara di alam dampak penangkapan yang over eksploitatif,” ungkap ia.

Slamet mengatakan, dikala ini ketersediaan stok induk kerang mutiara di alam kian susah diperoleh. Selain itu, kemungkinan besar sebab selama ini pengembangan pembibitan kerang mutiara lebih banyak mengandalkan indukan dari alam.

“Ini membahayakan untuk kelangsungan spesies. Oleh maka, kami mulai dorong UPT (unit pelaksana teknis) untuk mengerjakan pembibitan kerang mutiara, dimana peruntukannya lebih besar untuk kepentingan restocking,” terang ia.

Berdasarkan dikerjakan oleh UPT, Slamet minta pembibitan kerang mutiara juga dikerjakan oleh swasta dan itu dapat dikerjakan di semua perairan potensial yang ada di Indonesia. Dorongan hal yang demikian dikasih, sebab ia memandang swasta patut turut bertanggung jawab dalam menjaga lingkungan di perairan Indonesia.

“Budidaya ini satu-satunya penopang sumber tenaga keluatan dan perikanan, ke depan tak dapat terus menerus mengandalkan eksploitasi sumber pangan dari alam,” tutur ia.

Ditjen Perikanan Budidaya KKP mengerjakan restocking kerang mutiara ragam Pinctada maxima di perairan di sekitar Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Foto : Ditjen Perikanan Budidaya KKP/Mongabay Indonesia

Terpisah, Kepala Badan Balai Besar Pengembangan Budidaya Laut (BBPBL) Lombok Mulyanto mengatakan, program restocking memang telah menjadi program prioritas untuk dikala ini, khususnya di kawasan kerja BBPBL Lombok. Program hal yang demikian dijalankan, salah satunya untuk menjamin kelestarian stok kerang mutiara di alam.

Berdasarkan Mulyanto, buah kerja keras dari program hal yang demikian, BBPBL Lombok sekarang telah sanggup memaksimalkan kerang abalone yang bernilai ekonomi tinggi. Kerang yang disukai pasar internasional itu, akan digenjot produksinya untuk memenuhi kebutuhan restocking di alam.

Berdasarkan Abalone, Mulyanto menyatakan, pihaknya juga konsentrasi untuk memaksimalkan pembibitan kerang mutiara ragam Pinctada maxima yang juga disukai pasar internasional sebab kwalitas dan keindahannya.

“Kita akan jaga nama besar Lombok sebagai habitat orisinil kerang mutiara ragam Pinctada maxima ini, dengan menjaga kelestarian stok di alam. Disamping tentunya upaya restocking ini akan secara lantas menolong perekonomian masyarakat setempat,” terang ia.

Program Prioritas

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sebelumnya mengatakan, program restocking patut menjadi kesibukan prioritas yang dijalankan oleh Direktorat Jenderal Budidaya. Menurutnya, via restocking, keberlanjutan sumber tenaga perikanan Indonesia dapat dijaga dengan bagus. Berdasarkan itu, program hal yang demikian dapat memecahkan kelangkaan sejumlah spesies ikan bernilai ekonomi tinggi di Indonesia.

“Kita patut jadikan prioritas program restocking, kecuali kita juga patut hentikan secepat mungkin upaya eksploitasi sumber tenaga ikan, khususnya bagi komoditi yang terancam,” sebut ia.

untaian mutiara. Foto : wikimedia

Sebagai komoditi andalan, Susi mengakui sekiranya eksploitasi kerang mutiara ragam Pinctada maxima dari waktu ke waktu kian tidak tertahan. Supaya kelangkaan tak terjadi, menurutnya perlu ada perbuatan lebih kencang via program restocking bibit di alam.

Salah satu pelaku usaha budidaya kerang mutiara di Dusun Gili Geting, Kabupaten Lombok Barat, Ahmad Efendi, secara terbuka mengakui sekiranya berbisnis kerang mutiara dari Lombok sangatlah menjanjikan. Dalam sebulan, kata ia, profit bersih yang dapat diraup besarnya menempuh Rp9 juta.

Kesibukan itu dapat diraih, berdasarkan Ahmad, sebab ia mengerjakan pemeliharaan kerang mutiara selama 12 bulan dengan berat menempuh ukuran spat 6 sampai 8 sentimeter. Dengan usaha yang menjanjikan hal yang demikian, ia berkeinginan dukungan dari Pemerintah terus ada, bagus dari peraturan ataupun hal yang lainnya.

Slamet Soebjakto merespons hal hal yang demikian, mengaku telah minta timnya untuk menjamin kwalitas produk mutiara. Salah satu langkah yang diambil, ialah dengan mensupport kesibukan pemuliaan induk. Upaya hal yang demikian, antara lain via selective breeding dengan memusatkan pemilihan induk dari bermacam multi lokasi untuk mewujudkan galur induk yang unggul.

“Kita dorong BBPBL Lombok dan BPIUK Karangasem untuk bertanggung jawab dalam mewujudkan induk kerang mutiara berkwalitas. Dengan demikian, ke depan tak lagi andalkan dari tangkapan alam,” tegas ia.

Salah satu program restocking yang dikerjakan di Lombok, ialah pelepasan 15 ribu ekor spat kerang mutiara ragam Pinctada maxima di perairan sekitar Gili Kondo, Desa Padak Guar, Kabupaten Lombok Timur sebagian waktu lalu. Kerang-kerang hal yang demikian, ialah hasil pembibitan buatan yang dikerjakan BBPBL Lombok.

Pusat pelepasan puluhan ribu ekor spat kerang mutiara hal yang demikian, melibatkan golongan masyarakat lokal yang tergabung dalam Komite Pengelolaan Perikanan Laut (KPPL) wilayah Sambelia.

Bernilai Tinggi

Tingginya potensi kerang mutiara, dipertegas oleh Badan Berdasarkan Statistik (BPS) yang merilis data poin perdagangan mutiara asal Indonesia dalam kurun waktu lima tahun terakhir dari 2012 sampai 2016. Selama jangka waktu hal yang demikian, transaksi perdagangan kerang mutiara terus nampak positif dan menempuh kenaikan rerata poin ekspor sebesar 2,6 persen.

Berdasarkan BPS, pada 2016 poin ekspor mutiara Indonesia telah menempuh angka USD15,16 juta atau berimbang Rp200 miliar. Relasi hal yang demikian telah cukup menempatkan Indonesia di golongan negara produsen utama mutiara ragam south sea pearl. Dalam menjual mutiara, Indonesia beberapa besar mengirim ke Jepang atau menempuh 94 persen dari sempurna ekspor mutiara.

Ketua Bidang Lembaga Antar Agar dan Luar Negeri Asosiasi Budidaya Mutiara (ASBUMI) Raditya Poernomo membeberkan, dikala ini ada sekitar 32 perusahaan budi tenaga mutiara yang masih aktif dan tergabung di Asbumi yang terdiri dari PMA dan swasta nasional. Menurutnya jumlah ini cenderung turun dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Supaya tenaga saing mutiara ragam south sea pearl tak mengalami penurunan, Slamet Soebjakto menyebut, pihaknya terus berusaha untuk menaikan tenaga saing mutiara ragam hal yang demikian asal Indonesia di pasar internasional. Upaya itu, antara lain dengan mencegah ekspor illegal SSP ke luar negeri, menolak mutiara impor tidak layak SNI, dan gencar mengerjakan promosi untuk menaikan citra SSP asal Indonesia.

“Di hulunya, KKP mengontrol zonasi untuk menentukan kesibukan budi tenaga tak berbenturan dengan sektor lain, menjamin keamanan berupaya dan iklim investasi yang kondusif, dan mengerjakan konservasi kepada ketersediaan stok induk SSP di alam,” tandas ia.

Posted on

Pilgub-ntb-2013-tgb-amin-menang-versi-quick-count

Hasil penghitungan cepat (quick count) yang dilakukan Jaringan Suara Indonesia (JSI), pasangan calon TGH M Zainul Majdi dan Muhammad Amin (TGB-Amin) menang dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kami ucapkan selamat kepada pasangan TGB-Amin yang memenangkan Pilkada NTB hanya satu putaran, versi ‘quick count’ JSI,” kata Direktur Riset JSI Eka Kusmayadi, kepada wartawan di Mataram, Senin petang.

JSI merupakan salah satu lembaga survei politik di Indonesia yang telah mengantongi sertifikat lembaga Quick Count (QC) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Eka mengatakan, pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2013-2018 yang tahapan pemungutan suaranya dilaksanakan, Senin (13/5) itu baru akan diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB beberapa pekan mendatang.

Namun, publik ingin mengetahui hasil pilkada itu secepatnya sehingga JSI melakukan penghitungan cepat.

JSI menggunakan teknik sampling “multistage random sampling” dengan tingkat kesalahan kurang lebih satu persen, yakni sebanyak 300 sampel TPS (Tempat Pemungutan Suara) dari total 8.922 TPS dengan jumlah pemilih sebanyak 3.478.892 jiwa.

Hasilnya, pasangan TGB-Amin meraih suara terbanyak yakni 44,63 persen dari total 78.316 suara yang diperoleh dari 296 unit TPS dari 300 TPS sampel, atau sebanyak 98,67 persen suara.

“Masih ada 1,33 persen suara yang belum dihimpun, namun itu tidak akan mempengaruhi hasil penghitungan cepat, dan dimenangkan oleh pasangan TGB-Amin,” ujar Eka.

Pasangan calon yang menempati urutan dua dalam perolehan suara terbanyak yakni DR KH Zulkifli Muhadli dan Prof DR H Muhammad Ichsan (Zul-Ichsan) sebanyak 25,81 persen, disusul pasangan Harun Al Rasyid dan Muhyi Abidin (Harum) dengan 22,08 persen, dan pasangan H Suryadi Jaya Purnama dan Johan Rosihan (SJP-Johan) 7,48 persen.

JSI menyimpulkan bahwa kemenangan pasangan TGB-Amin karena tiga hal utama yakni ketokohan TGB (sapaan akrab TGH M Zainul Majdi) yang sangat populer yakni berasal dari kalangan ulama, dan tokoh agama yang telah mengakar di kalangan pemilih, serta figur yang mumpuni.

Pasangan TGB-Amin menang hampir di semua kabupaten/kota di wilayah NTB, kecuali di Kabupaten Bima dan Dompu yang dimenangkan oleh pasangan Harum yang meraih suara 50,73 persen, disusul pasangan Zul-Ichsan dengan 22,79 persen, lalu TGB-Amin 18,64 persen dan SJP-Johan 7,84 persen.

TGB-Amin juga kalah di wilayah Sumbawa (Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat) yang hanya meraih 30,62 persen suara, diungguli oleh pasangan Zul-Ichsan yang meraih 55,05 persen. Pasangan Harum meraih 8,63 persen, dan pasangan SJP-Johan meraih 5,70 persen.

Keempat pasangan calon itu diusung gabungan parpol, yakni TGB-Amin yang diusung tujuh parpol yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, dan Partai Gerindra.

Zainul Majdi yang akrab disapa TGB merupakan Gubernur NTB periode 2008-2013, yang juga menjabat Ketua DPD Partai Demokrat.

Sementara Amin merupakan kader Partai Golkar yang menjabat Sekretaris DPD I Partai Golkar NTB, yang juga masih menjadi anggota DPRD NTB periode 2009-2014. Amin berasal dari Pulau Sumbawa.

Paket “Suryadi-Johan” diusung tiga parpol yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bintang Reformasi (PBR) dan Partai Persatuan Rakyat Nasional (PPRN), dengan dukungan sembilan kursi dari total 55 kursi di DPRD NTB hasil Pemilu 2009.

Suryadi merupakan Ketua DPD PKS NTB yang juga Wakil Ketua DPRD NTB, sementara Johan merupakan Wakil Ketua DPD PKS NTB yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD NTB.

Paket Zul-Ichsan diusung empat parpol peserta Pemilu 2009 itu yakni Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), dan Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI).

Zulkifli merupakan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PBB NTB, yang masih menjabat Bupati Sumbawa Barat untuk periode keduanya. Jabatan bupati itu diraih sejak 2005.

Sementara Ichsan adalah mantan Dekan Fakultas Peternakan Universitas Mataram (Unram) yang kini menjabat Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) NTB.

Paket “Harum” diusung oleh 18 parpol yakni Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), PNBK Indonesia, PPDI, Partai Buruh, PNIM, PDP, PSI, PPNUI, PPN, PPI, PKP, Partai Patriot, Partai Merdeka, PMB, PIS, Parta Barnas, Partai Kedaulatan, dan PKPI.

Harun merupakan mantan Gubernur NTB periode 1998-2003 yang kini masih menjadi anggota DPR dari Partai Gerindra.

Muhyi kini masih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal NTB, yang juga petinggi Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Wathan (NW) NTB, organisasi Islam terbesar di wilayah NTB.

“Quick count” lain.

Konsultan Citra Indonesia (KCI) juga melakukan penghitungan cepat pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode lima tahun berikutnya itu.

Hasilnya, sebagaimana disampaikan Direktur KCI Barkah Pattimahu, pasangan TGB-Amin meraih 43,08 persen suara, sehingga dinyatakan menang satu putaran.

“Selamat untuk pasangan TGB-Amin beserta para pendukungnya, karena dari hasil ‘quick count’ telah memenangkan Pilkada NTB hanya satu putaran,” ujarnya.

Pasangan yang menempati urutan kedua perolehan suara yakni Zul-Ichsan yang meraih 26,33 persen suara, disusul pasangan Harum dengan 22,69 persen suara, dan pasangan SJP-Johan yang hanya meraih 7,8 persen suara. (*)

Editor : Anwar Maga

Posted on

Indonesian Pearls Figures

Indonesian Pearls in Figures

Authors Team: Pearls Wholesale, South Sea Pearls, Lombok Tour. South Sea Pearls Wholesale, Lombok Island, Tour Lombok

PRODUCTION CENTERS OF INDONESIAN PEARL FARMING
PRODUCTION CENTERS OF INDONESIAN PEARL FARMING

Indonesia Pearls Exports by Country of Destinationssouth sea pearl wholesale indonesia 926

south sea pearl wholesale indonesia 927

The biggest quantities of Indonesian unworked cultured pearls (HS 710121) were exported to Japan (with an average share of 65%), followed by Australia (13%), Hongkong (7 %) and Singapore (5 %).

south sea pearl wholesale indonesia 928

Japan is also the biggest export destination for Indonesian worked cultured pearls (HS 710122), followed by Hongkong (37%)

south sea pearl wholesale indonesia 930

After a dip in 2004, Indonesian exports of un-worked cultured pearls (HS 710121) rebounded to reach more than US$ 12 millions. The fluctuations had been influenced by pearling cultivation related to climatic conditions.

For Questions and answer you can contact & chat with us on:

  • Phone : +6287865026222
  • Facebook Massager click below :
  • facebook.com/mutiaralomboktourpearlwholesale
  • Twitter : @abdurrachim
  • WhatsApp : +6287865026222
  • Email to: abdurrachim@gmail.com
  • Telegram id : mutiarapearl
  • LINE id : chatinmyline
  • wechat id: chatwechat

We send your parcel via FedEx

abdurrachim miss joaquim pearl send via fedex 1
We send your purchasing parcel via FedEx, we inform you the tracking number as soon as possible
We send your purchasing parcel via FedEx, we inform you the tracking number as soon as possible
abdurrachim pearl fedex
We send your purchasing parcel via FedEx, we inform you the tracking number as soon as possible
This is my name, my phone number and my address, as a sender (written by FedEx)
This is my name, my phone number and my address, as a sender (written by FedEx)
We send your purchasing parcel via FedEx, we inform you the tracking number as soon as possible
We send your purchasing parcel via FedEx, we inform you the tracking number as soon as possible
one sample of inside the box of parcels abdurrachim missjoaquim pearl
one sample of inside the box of parcels
Posted on

THE SPECIAL VIRTUES OF INDONESIAN SOUTH SEA PEARLS

THE SPECIAL VIRTUES OF INDONESIAN SOUTH SEA PEARLS

south sea pearl wholesale indonesia 3
Pearls with the majestic color of Imperial Gold is produced only by oysters cultivated in Indonesian waters.

THE SPECIAL VIRTUES OF INDONESIAN SOUTH SEA PEARLS :

  • In order to appreciate the special distinctions of the South Sea Pearls, for which Indonesia is the leading producer, one can assess their beauty in terms of luster, color, size, shape and surface quality.
  • In terms of luster, South Sea pearls, both natural and cultured, have a very distinct appearance.
  • Due to their unique natural luster, they exhibit a gentle inner glow which is noticeably different from the surface shine of other pearls. It is sometimes described as comparing the glow of candle-light with that of a fluorescent light. Occasionally, pearls of very fine quality will exhibit a phenomenon known as orient. This is the combination of a translucent luster with subtle reflections of color.
  • The most popular colors of South Sea pearls are white or white with various colored overtones.
  • Overtones can be almost any color of the rainbow, and are derived from the natural colors of the nacre of the South Sea pearl oyster.
  • When combined with a translucent intense luster, they create the effect known as “orient”.
  • Colors that are dominantly found include, Silver, Pink White, White Rose, Golden White, Gold Cream, Champagne and Imperial Gold.
  • Imperial gold color is the rarest of all. This majestic color is produced only by the oysters cultivated in Indonesian waters.

south sea pearl wholesale indonesia 911

  • South Sea cultured pearls dominate the pearl world in size, and are generally between 10 mm and 15 millimeters.
  • When bigger sizes are found, rarer pearls above 16 millimeters and occasionally in excess of 20 millimeters are highly prized by connoisseurs.
  • If beauty is in the eye of the beholder, then South Sea Pearls offer a myriad of opportunities of beauty to behold, as no two pearls are exactly the same.
  • Due to the thickness of their nacre, South Sea cultured pearls are found in an exciting variety of shapes.
  • Pearl nacre is a beautiful matrix of calcium carbonate crystals and special sub- stances produced by the oyster.
  • This matrix is laid down in perfectly formed microscopic tiles, layer upon layer.
  • The thickness of the pearl is determined by the number of layers, and the thickness of each layer.
  • The appearance of the nacre will be determined by whether the calcium crystals are “flat” or “prismatic”, by the perfection with which the tiles are laid, and by the fineness and number of layers of tiles.
  • The effect on the pearl’s beauty depends on the degree of visibility of these perfections.
  • This surface quality of the pearl is described as the pearl’s complexion.
  • Although shape does not affect the quality of a pearl, the demand for particular shapes does have a bearing on value.
  • For convenience, South Sea cultured pearls are graded into these seven shape categories.

pearls wholesale

Several categories are further divided into numerous sub-categories:

  1. Round
  2. Semi-Round
  3. Baroque
  4. Semi-Baroque
  5. Drop
  6. Circle
  7. Button.

south-sea-pearls-wholesale-abdurrachim-+6287865026222

For Questions and answer you can contact & chat with us on:

  • Phone : +6287865026222
  • Facebook Massager click below :
  • facebook.com/mutiaralomboktourpearlwholesale
  • Twitter : @abdurrachim
  • WhatsApp : +6287865026222
  • Email to: abdurrachim@gmail.com
  • Telegram id : mutiarapearl
  • LINE id : chatinmyline
  • wechat id: chatwechat

We send your parcel via FedEx

abdurrachim miss joaquim pearl send via fedex 1
We send your purchasing parcel via FedEx, we inform you the tracking number as soon as possible
We send your purchasing parcel via FedEx, we inform you the tracking number as soon as possible
abdurrachim pearl fedex
We send your purchasing parcel via FedEx, we inform you the tracking number as soon as possible
This is my name, my phone number and my address, as a sender (written by FedEx)
This is my name, my phone number and my address, as a sender (written by FedEx)
We send your purchasing parcel via FedEx, we inform you the tracking number as soon as possible
We send your purchasing parcel via FedEx, we inform you the tracking number as soon as possible
one sample of inside the box of parcels abdurrachim missjoaquim pearl
one sample of inside the box of parcels