Posted on

Perunggu

Perunggu yaitu Tembaga yang dapat di buat untuk perhiasan. Tembaga ialah suatu elemen kimia dalam tabel periodik yang mempunyai lambang Cu dan nomor atom 29. Lambangnya berasal dari bahasa Latin Cuprum.

Tembaga yaitu konduktor panas dan listrik yang bagus. Kecuali itu elemen ini mempunyai korosi yang kencang sekali. Tembaga murni sifatnya halus dan lunak, dengan permukaan berwarna jingga kemerahan. Tembaga dicampurkan dengan timah untuk membikin perunggu.

Logam ini dan aloinya (campuran) sudah dipakai selama empat abad. Di era Roma, tembaga biasanya ditambang di Siprus, yang juga asal dari nama logam ini (сyprium, logam Siprus, nantinya disingkat jadi сuprum). Ikatan dari logam ini lazimnya dinamai dengan tembaga.

Ion Tembaga bisa berlarut ke dalam air, dimana fungsi mereka dalam fokus tinggi ialah sebagai agen anti kuman, fungisi, dan bahan tambahan kayu. Dalam fokus tinggi karenanya tembaga akan bersifat racun, namun dalam jumlah sedikit tembaga yaitu nutrien yang penting bagi kehidupan manusia dan tanaman tingkat rendah. Di dalam tubuh, tembaga lazimnya ditemukan di komponen hati, otak, usus, jantung, dan ginjal

Eksistensi

Tembaga disintesis pada bintang masif dan ada di kerak bumi dengan fokus 50 komponen per juta (ppm), atau bisa juga dalam wujud tembaga native atau mineral dalam wujud tembaga sulfida kalkopirit dan kalkosit, tembaga karbonat azurit dan malasit dan mineral tembaga oksida kuprit.Massa tembaga murni yang pernah ditemukan bermassa 420 ton, ditemukan tahun 1857 di Semenanjung Keweenaw di Michigan, AS. Tembaga native yaitu polikristal, dengan kristal terbesar yang pernah dikenal berukuran 4.4 × 3.2 × 3.2 cm.

Kimia
Tembaga tak bereaksi dengan air, tetapi dia bereaksi pelan dengan oksigen dari udara menyusun lapisan cokelat-hitam tembaga oksida. Berbeda dengan oksidasi besi oleh udara, lapisan oksida ini kemudian menghentikan korosi berlanjut. Lapisan verdigris (tembaga karbonat) berwarna hijau bisa diamati pada konstruksi-konstruksi dari tembaga yang berusia tua, seperti pada Patung Liberty] Tembaga bereaksi dengan sulfida menyusun tembaga sulfida.

Isotop
Tulisan utama untuk komponen ini ialah: Isotop tembaga
Tembaga mempunyai 29 isotop. 63Cu dan 65Cu ialah isotop stabil, dengan prosentase 63Cu ialah yang terbanyak di alam, sekitar 69%. Kedua isotop ini mempunyai bilangan spin 3/2. Isotop lainnya bersifat radioaktif, dengan yang paling stabil ialah 67Cu dengan paruh waktu 61,83 jam. Tujuh isotop metastabil sudah diidentifikasi, 68mCu ialah isotop dengan paruh waktu terpanjang, 3,8 menit. Isotop dengan nomor massa diatas 64 bisa meluruh dengan β-, walaupun untuk nomor massa dibawah 64 meluruh dengan β+. 64Cu (paruh waktu 12,7 jam), meluruh dengan kedua metode.

Senyawa Biner
Seperti faktor lainnya, senyawa tembaga yang paling simpel ialah senyawa biner (terdiri dari 2 faktor saja). Biner yang paling penting diantaranya oksida, sulfida, dan halida. Tembaga(I) oksida, tembaga(II) oksida, tembaga(I) sulfida, dan tembaga monosulfida yaitu model senyawa tembaga biner.
Untuk senyawa halida, yang diketahui diantaranya tembaga(I) klorida, tembaga(I) bromida, dan tembaga(I) iodida, juga tembaga(II) fluorida, tembaga(II) klorida, dan tembaga(II) bromida. Tes membikin tembaga(II) iodida rupanya menciptakan tembaga iodida dan iodin:

2 Cu2+ + 4 I− → 2 CuI + I2

Jasmani
Tembaga, perak, dan emas berada pada elemen kategori 11 pada tabel periodik dan memiliki sifat yang sama: memiliki satu elektron orbital-s pada kulit atom d dengan sifat konduktivitas listrik yang bagus.

Sifat lunak tembaga bisa ditunjukkan oleh konduktivitas listriknya yang tinggi (59,6×106 S/m) dan oleh sebab itu juga memiliki konduktivitas termal yang tinggi (kedua tertinggi) di antara segala logam murni pada temperatur kamar.

Bersama dengan sesium dan emas (keduanya berwarna kuning) dan osmium (kebiruan), tembaga ialah satu dari empat logam dengan warna absah kecuali abu-abu atau perak. Tembaga murni berwarna merah-oranye dan menjadi kemerahan jikalau kontak dengan udara.

Produksi

Chuquicamata di Chile ialah salah satu penambangan tembaga terbuka terbesar di dunia.

Kebanyakan tembaga ditambang atau diekstraksi dalam wujud tembaga sulfida dari tambang terbuka atau deposit. Teladan tambang yang ada antara lain Chuquicamata di Chile, Bingham Canyon Mine di Utah, dan El Chino Mine di New Mexico, Amerika Serikat. Berdasarkan British Geological Informasi tahun 2005, Chile ialah produsen tembaga terbesar di dunia dan merajai sepertiga pasar dunia, ditiru Amerika Serikat, Indonesia, dan Peru. Tembaga juga bisa didapat dengan pengerjaan leaching in-situ. Sebagian wilayah tambang di Arizona memakai cara ini.

Sistem
Tulisan utama untuk komponen ini ialah: Teknik ekstraksi tembaga
Fokus tembaga pada bijih-bijih yang ada rata-rata cuma 0,6%, kebanyakan bijih komersial yang ada ialah sulfida seperti kalkopirit (CuFeS2) atau kalkosit (Cu2S). Mineral ini ditingkatkan fokus tembaganya hingga 10-15% dengan pengerjaan froth flotation atau bioleaching. Memanaskan material ini dengan silika pada flash smelting akan melepaskan kandungan besi dan merubah besi sulfida menjadi oksidanya. Senyawa produk copper matte yang terdiri dari Cu2S kemudian dipanggang untuk merubah sulfida menjadi oksida

2 Cu2S + 3 O2 → 2 Cu2O + 2 SO2
Kuprat oksida kemudian dipanaskan:
2 Cu2O → 4 Cu + O2

Progres matte cuma mengkonversi separo sulfida menjadi oksida dan kemudian menghilangkan segala belerang menjadi oksida. Progres ini akan merubah oksida tembaga menjadi logam tembaga. Gas alam kemudian dialirkan untuk menghilangkan oksigen (pengerjaan electrorefining) untuk kemudian merubah material menjadi tembaga murni.

Cadangan
Tembaga sudah dipakai semenjak 10.000 tahun yang lalu, namun lebih dari 96% dari jumlah yang ditambang baru diekstraksi sesudah 1900. Cadangan tembaga di bumi malahan masih sungguh-sungguh besar (sekitar 1014 ton), atau cukup untuk 5 juta tahun dengan kecepatan ekstraksi dikala ini. Meskipun seperti itu, cuma beberapa kecil saja dari jumlah ini yang bernilai ekonomis, dengan teknologi dan harga jual dikala ini. Sebagian estimasi mengatakan bahwa cadangan yang ada cuma cukup untuk 25 hingga 60 tahun lagi, tergantung dari seberapa besar peningkatan pemakaiannya. Daur ulang tembaga yaitu salah satu sumber utama.

Harga tembaga juga tak stabil, umpamanya dari harga US$0,60/lb (US$1,32/kg) bulan Juni 1999 menjadi US$3,75/lb (US$8,27/kg) bulan Mei 2006. Pada bulan Februari 2007, harganya turun lagi hingga US$2,40/lb (US$5,29/kg) dan kembali naik menjadi US$3,50/lb (US$7,71/kg) pada bulan April tahun yang sama. Pada Februari 2009, permintaan dunia yang melemah dan kejatuhan bermacam-macam harga komoditi menciptakan harga tembaga berkisar US$1,51/lb.

Daur ulang
Tembaga, seperti almunium, bisa didaur ulang 100% tanpa mengurangi kualitasnya. Dipandang dari volumenya, tembaga ialah logam paling banyak ketiga yang didaur ulang, sesudah besi dan almunium. Diperkirakan bahwa 80% dari semua tembaga yang pernah ditambang masih dipakai dikala ini. Berdasarkan laporan International Resource Panel, penggunaan tembaga per kapita global ialah sekitar 35–55 kg. Pemakai terbesarnya ialah negara-negara maju (140–300 kg per kapita) walaupun di negara-negara berkembang sekitar 30–40 kg per kapita.

Progres daur ulang tembaga pada biasanya sama dengan pengerjaan ekstraksi, tetapi cara kerjanya lebih sedikit. Tembaga bekas dengan kemurnian tinggi dilelehkan di furnace dan kemudian direduksi dan disusun kembali menjadi billet dan ingot; walaupun tembaga bekas dengan kemurnian lebih rendah diproses ulang dengan electroplating di dalam asam sulfat.

Aplikasi

Assorted copper fittings
Penerapan tembaga terbesar ialah untuk kabel listrik (60%), atap dan perpipaan (20%) dan mesin industri (15%). Tembaga lazimnya dipakai dalam wujud logam murni, namun saat diperlukan tingkat kekerasan lebih tinggi karenanya lazimnya dicampur dengan faktor lain untuk menyusun aloi. Beberapa kecil tembaga juga dipakai sebagai suplemen gizi dan fungisida dalam pertanian.

Kawat dan kabel tembaga
Meskipun berkompetisi dengan material lainnya, tembaga konsisten dipilih sebagai konduktor listrik utama di hampir segala golongan kawat listrik selain di komponen transmisi daya listrik dimana almunium lebih dipilih. Kawat tembaga dipakai untuk pembangkit listrik, transmisi daya, distribusi daya, telekomunikasi, sirkuit elektronik, dan bermacam-macam tipe perlengkapan listrik lainnya.

Kawat listrik ialah pasar paling penting bagi industri tembaga. Hal ini termasuk kabel pada gedung, kabel telekomunikasi, kabel distribusi daya, kabel otomotif, kabel magnet, dll. Separo dari jumlah tembaga yang ditambang dipakai untuk membikin kabel listrik dan kabel konduktor.

Banyak alat listrik memakai kawat tembaga sebab mempunyai konduktivitas listrik tinggi, bendung korosi, ekspansi termal rendah, konduktivitas termal tinggi, bisa disolder, dan gampang dipasang.